Cara Menduplikasi Objek Dengan Corel Draw

Pada halaman ini kita akan coba untuk membuat sebuah objek & menduplikasi nya dengan cepat dengan memanfaatkan shortcut pada corel draw

Mempersiapkan Lembar Kerja Baru.
Seperti biasa yang perlu kita persiapkan adalah membuat sebuah lembar kerja baru. Berikut langkah – langkah untuk menyiapkan sebuah lembar kerja baru.

1. Buka Aplikasi Corel Draw dengan ukuran size : A4 dalam centimeters (cm)


2. Setelah lembar kerja terbuka kemudian buatlah sebuah kotak dengan ukuran 3x4 cm dan berilah warna kuning.


3. Setelah kotak kuning dibuat selanjutnya tahan tombol ctrl agar objek tidak ke atas atau ke bawah. Kemudian drag kotak ke sebelah kanan lalu klik kanan pada mouse Anda seperti gambar di bawah ini.



4. Setelah objek kotak kuning di duplikasi kemudian Anda hanya tinggal menekan tombol Ctrl R sampai terbuat 6 kotak kuning berjajar ke samping.



Itulah cara cepat menduplikasi sebuah objek dengan cepat di Corel Draw.

Fungsi Tools Adobe Ilustrator

Tampilan Toolbox Adobe Ilustrator terletak di samping kanan layar, Toolbox berisi perangkat – perangkat bantu yang berfungsi untuk menyeleksi objek, membuat gambar dan teks, mentransformasi objek, membuat gradasi objek, memanipulasi objek, mengatur halaman kerja, mengatur tampilan pada halaman kerja.
  1. Selection Tool (V) : menyeleksi objek keseluruhan
  2. Direct Selection Tool (A) : Menyeleksi point atau path objek
  3. Magic Wand Tool (Y) : Menyeleksi objek yang telah di grup
  4. Lasso Tool (Q) : Menyeleksi point atau bagian – bagian path objek
  5. Pen Tool (P) : Membentuk garis lurus dan garis lengkung untuk membuat objek
  6. Type Tool (T) : membuat teks secara horizontal
  7. Line Segment Tool (\) : Menggambar garis lurus
  8. Rectangle Tool (M) : Menggambar bentuk segiempat
  9. Paint Brush Tool (B) : Membuat kreasi garis secara manual
  10. Pencil Tool (N) : Menggambar & mengubah garis secara manual
  11. Blob Brush Tool (Shift+B): digunakan untuk menggambar bebas seperti melukis.
  12. Eraser Tool (Shift+E) : Menghapus semua area objek dengan cara menge-drag mouse
  13. Rotate Tool ( R ) : Merotasikan objek pada pusatnya
  14. Scale Tool (S) : Menskalakan objek dengan memperbesar atau memperkecil objek tersebut.
  15. Width Tool (Shift+W) : Membuat garis path menjadi tebal
  16. Free Transform Tool (E) : Memilih, mensekala, memutar, dan memiringkan objek.
  17. Shape Builder Tool (Shift+M) : Digunakan untuk memotong objek yang salin berpotongan.
  18. Perspective Grid (Shift+P) : Membuat gambar dengan perspective 3D
  19. Mesh Tool (U) : Membuat & mengubah eek mesh pada warna 
  20. Gradien Tool (G) : Mewarnai objek dengan warna gradasi
  21. Eyedroper Tool (I) : Mengambil warna sample dari objek
  22. Blend Tool (W) : Membuat suatu rangkaian objek antara warna dan bentuk pada berbagai bentuk objek
  23. Symbol Sprayer Tool (Shift+S) : Menempatkan instance symbol seperti di semprotkan
  24. Column Graph Tool (J) : Membuat grafik dengan menggunakan kolom vertical
  25. Crop Area Tool (Shift + O) : Memilih area secara spesifik untuk di print atau di ekspor
  26. Slice Tool (Shift+K) : Membagi objek gambar menjadi gambar web yang terpisah
  27. Hand Tool (H) : Menggeser bidang gambar
  28. Zoom Tool (Z) : Memperbesar & memperkecil tampilan gambar


Cara Membuat Pas Foto Dengan Corel Draw

Jika pada halaman sebelumnya kita telah mengenal fasilitas dan fungsi dari Corel Draw , kini saatnya untuk menggunakan fasilitas – fasilitas tersebut. Berikut akan diberikan contoh penggunaan tools dalam Corel Draw. Objek yang akan dibuat kali ini adalah pas foto.

Mempersiapkan Lembar Kerja Baru.

Sebelum mempraktekan pengetahuan Anda akan fungsi – fungsi dari tools dan fasilitas lainnya dalam Corel Draw dengan membuat pas foto, terlebih dahulu yang perlu dipersiapkan adalah membuat sebuah lembar kerja baru. Berikut langkah – langkah untuk menyiapkan sebuah lembar kerja baru.

1. Buka Aplikasi Corel Draw dengan ukuran size : A4 dalam centimeters (cm).


2. Setelah lembar kerja terbuka kemudian klik file - import - cari file foto – import - klik pada lembar kerja.


3. Setelah Foto ada dalam lembar kerja (saya memakai foto monyet sebagai objek foto) langkah selanjutnya adalah membuat kotak dengan rectangle tools atau dengan menekan tombol F6 dan menariknya membentuk sebuah kotak persegi panjang.


4. Setelah kotak persegi panjang selesai dibuat selanjutnya Anda harus merubah ukuran 6,32 cm pada object size menjadi 3 cm dan ukuran 8,043 cm menjadi 4 cm kemudian tekan enter. Untuk ukuran bisa disesuaikan sesuai keinginan Anda tidak harus terpaku pada ukuran 3x4 cm karena  Anda bisa merubahnya menjadi 2x3 cm ataupun 4x6 cm sesuai dengan kebutuhan.


5. Setelah Kotak Berukuran 3x4 cm selesai selanjutnya klik pada objek monyet kemudian pilih Object – Power Clip – Place Inside Frame. Kemudian Arahkan Panah Hitam ke dalam Objek Kotak dan klik di dalam kotak tersebut.


6. Setelah Foto Monyet masuk ke dalam kotak berukuran 3x4 cm. Selanjutnya klik kanan pada kotak tersebut kemudian pilih Edit Power Clipt. Kemudian Anda kecilkan foto Monyet tersebut mengikuti bagian biru kotak.


7. Setelah diperkecil dan disesuaikan objek fotonya kemudian klik kanan pilih Finish Editing This Level

8. Hasil Akhir Pas Foto Monyet dengan ukuran 3x4 cm


Fungsi Adobe Ilustrator

Adobe Ilustrator merupakan program aplikasi grafis yang digunakan untuk membuat desain dan ilustrasi berbasis vector. Program aplikasi ini menawarkan fasilitas yang lengkap dan bervariasi sehingga memberikan kemudahan kepada pengguna dalam mengolah gambar secara optimal. Oleh karena itulah, program Adobe Ilustrator menjadi sebuah program yang cukup sering digunakan dikalangan desain grafis di seluruh dunia. Adobe Ilustrator dapat digunakan pada operating system Macintosh, Windows 7, Windows Vista & Windows Xp. Untuk lebih mengenal lebih dekat dengan Adobe Ilustrator? Anda harus menginstal dan membuka programnya terlebih dahulu.

Jendela Kerja Adobe Ilustrator

Ketika Anda membuka Adobe Ilustrator  dan membuka new document seperti gambar berikut ini: 

  1. Name : Mengisi nama file kerja yang akan Anda buat.
  2. Size : Menentukan bidang kerja.
  3. Width : Menentukan ukuran lebar bidang kerja.
  4. Height : Menentukan ukuran panjang bidang kerja.
  5. Units : Menentukan satuan pengukuran pada kotak units.
  6. Orientation : Menentukan posisi bidang kerja ( baik itu portrait maupun landscape ).
  7. Bleed : Menentukan ukuran batas potong saat pemotongan desain setelah dicetak.




  1. Artboard Area : hasil desain atau gambar yang terletak di dalam artboard area merupakan hasil   akhir yang nantinya akan tercetak pada printer.
  2. Menu Bar : merupakan menu utama yang membuat beragam fasilitas yang bisa Anda gunakan, seperti File, Edit, Object, Type, Select, Filter, Effect, View, Window & Help.
  3. Property Bar : suatu palang terpisah yang berhubungan dengan tool yang aktif atau objek yang terpilih.
  4. Toolbox : terdapat berbagai perangkat bantu yang bisa Anda gunakan untuk membuat desain & ilustrasi.
  5. Palletes : perangkat bantu kedua setelah toolbox yang memudahkan Anda untuk berkreasi dalam membuat desain.
  6. Status Bar : selalu menampilkan nama tool yang sedang digunakan data hari, dan tanggal saat Anda sedang mengerjakan artwork, jenis warna dari dokumen yang sedang dikerjakan serta fasilitas Help dari Adobe Ilustrator.















Fungsi Corel Draw

Fungsi Corel Draw

Ada banyak sekali program pengolah vector yang tergolong handal saat ini, salah satunya adalah Corel Draw. Dengan menggunakan software pengolah vector, untuk mendapatkan hasil olahan gambar yang memuaskan Anda tidak perlu berpikir tentang resolusi, karena seberapa pun besarnya ukuran hasil cetakan gambar Anda, Anda tidak akan perlu khawatir akan kualitas gambar yang nantinya akan dihasilkan. Itulah salah satu fungsi dari Corel Draw. Fungsi Corel Draw adalah selain sebagai pengolah vector adalah untuk mengedit foto. Itulah fungsi dari Corel Draw untuk lebih mengenal Apa itu Fungsi Corel Draw? Anda harus menginstal dan membuka programnya terlebih dahulu.

Tampilan Jendela Corel Draw

Corel Draw adalah aplikasi desain grafis dari Corel Draw. Meskipun demikian, tampilan jendela pada versi ini tidak jauh berbeda pada seri terdahulu. Berikut tampilan dari Corel Draw X7.

Fungsi Corel Draw

Berdasarkan ilustrasi di atas, dapat dijelaskan bagian – bagian dalam jendela Corel Draw X7 sebagai berikut :
  1. Title Bar, yaitu bagian yang menampilkan title atau nama file tertentu yang sedang aktif atau terbuka.
  2. Menu Bar, yaitu bagian yang berisi opsi menu dan sub menu.
  3. Property Bar, yaitu bagian yang menampilkan informasi yang berhubungan dengan tool atau objek yang sedang aktif dalam drawing page atau lembar kerja.
  4. Toolbar, berisi shortcut menu atau perintah – perintah lain.
  5. Toolbox, bagian yang menampung alat – alat atau tools untuk menciptakan dan memodifikasi objek.
  6. Drawing Window, bagian di luar drawing page atau lembar kerja yang dibatasi oleh scroll bar. 
  7. Drawing Page, bagian berbentuk persegi panjang yang menjadi area kerja dalam operasional Corel Draw X7 yang terdapat di dalam drawing window.
  8. Docker, yaitu jendela yang berisi informasi mengenai tool atau perintah – perintah yang terdapat dalam Corel Draw X7.
  9. Color Palette, yaitu panel yang menampung beragam warna.
  10. Rulers, batas vertikal dan horizontal yang menentukan posisi dan ukuran objek dalam area kerja.
  11. Document Navigator, bagian yang menunjukkan jumlah halaman area kerja, di mana pada bagian ini Anda bisa berpindah dari halamn yang satu ke halaman yang lain dengan menabahkan jumlah halaman.
  12. Status Bar, bagian yang memperlihatkan informasi tentang ukuran, type dan resolusi objek dalam area kerja serta posisi mouse. 
  13. Navigator, bagian yang berfungsi untuk membantu Anda bergerak lebih mudah dalam area kerja.